Thursday, 15 March 2012

Jodoh kita,Siapa Yang Tentukan??


Jodoh di tangan Tuhan, aku sering mendengar kalimat ini namun seringkali aku menjadi resah dibuatnya. Apalagi jika kita sedang menjalani hubungan dengan seseorang dan berharap  akan menjalani kehidupan bersama-sama, untuk membentuk sebuah keluarga baru dengannya. Bukankah hal yang wajar jika kita mempunyai harapan seperti itu apalagi jika kita benar-benar cinta dan terlanjur sayang dengan kekasih kita sekarang ini. Tanpa berfikiran bahawa kita sedang mendahului rencana-Nya.

Menikah bagi umat Kristian, merupakan sebuah fakta yang bersifat Kudus, seperti peribadi Allah. Terlebih lagi pernikahan yang dikehendaki Allah sejak permulaan adalah "Once in a our Lifetime". Dan merupakan hal biasa jika sebahagian dari kita terserang penyakit gelisah, bingung, bahkan rasa takut dan khuawatir sesaat sebelum memutuskan untuk menikah. Apakah dia akan tetap menyayangi kita? Apakah dia akan berubah nantinya? Bagaimana jika dia tidak setia?. Pertanyaan seperti itu akan muncul cuba mengusik rasa percaya kita. Maklum saja, Menikah sama saja halnya dengan "mempertaruhkan" masa depan dan sisa hidup kita bersama orang yang akan kita pilih.

Aku beranggapan jika sebenarnya jodoh itu tidak pernah ada dalam kamus hidup kita, dan adakah Tuhan yang menentukan pasangan hidup kita? bagi saya, kitalah memutuskan untuk memilih pasangan kita. Allah selalu memberikan kesempatan untuk kita terus memilih diantara yang terbaik diantara yang terbaik yang sudah Dia sediakan.

Sekali lagi, Tuhan selalu menyediakan yang terbaik untuk kita, menghadirkan orang-orang yang mengasihi dan memperhatikan kita. Mungkin inilah juga yang merupakan salah satu perbezaan antara keluarga (pada saat ini) dengan kekasih ataupun sahabat. Tuhan sudah menyediakan keluarga kita sewaktu di dalam kandungan, dan kita tidak boleh memilih untuk dilahirkan di keluarga miskin atau kaya. Sebaliknya, kekasih ataupun sahabat, diri kita sendirilah yang menentukan, kerana hanya kita yang merasakan dan tahu kemana hati ini akan kita bawa, seperti sebuah perahu yang berlayar sepanjang lautan luas mencari tempat yang tepat untuk berlabuh...